Logo Shinobu

BUKU PANDUAN

Penggunaan Aplikasi SHINOBU

(Sistem Informasi Sarana Prasarana Pendidikan)

Kata Pengantar

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya, sehingga Buku Panduan Penggunaan Aplikasi SHINOBU (Sistem Informasi Sarana Prasarana Pendidikan) ini dapat diselesaikan dengan baik.

Aplikasi SHINOBU dirancang untuk membantu sekolah dan Dinas Pendidikan dalam mengelola, memantau, dan menganalisis kondisi sarana prasarana sekolah secara digital, efisien, dan transparan. Buku panduan ini disusun sebagai referensi komprehensif bagi para pengguna aplikasi, mulai dari kepala sekolah, operator sekolah, hingga administrator dinas.

Panduan ini telah disusun sedetail mungkin, memuat penjelasan langkah demi langkah dari proses awal persiapan, tata cara login yang aman, navigasi antarmuka, hingga penggunaan fitur-fitur analisis berbasis kecerdasan buatan (AI) yang disematkan dalam aplikasi.

Akhir kata, kami menerima segala bentuk kritik dan saran yang membangun demi penyempurnaan aplikasi dan buku panduan ini di masa mendatang.



Tim Pengembang SHINOBU
Juni 2026

Daftar Isi

Daftar Gambar

Daftar Tabel

Bab I. Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Pendidikan yang berkualitas sangat bergantung pada ketersediaan sarana dan prasarana (sarpras) yang layak. Dalam rangka mewujudkan pemerataan pembangunan pendidikan dan ketepatan sasaran bantuan, Dinas Pendidikan menginisiasi lahirnya aplikasi SHINOBU.

Proses pendataan manual seringkali menemui kendala berupa redudansi data, lamanya waktu rekapitulasi, dan subjektivitas dalam penentuan prioritas bantuan. Aplikasi ini hadir untuk mendigitalisasi proses pendataan kondisi fisik sekolah, serta memfasilitasi sekolah dalam mengajukan usulan pembangunan, rehabilitasi, maupun pengadaan barang secara real-time dan terintegrasi.

1.2 Tujuan dan Manfaat Aplikasi

Bab II. Fitur-fitur Utama

Aplikasi SHINOBU memiliki serangkaian modul dan fitur canggih yang dirancang untuk kebutuhan manajemen sarpras pendidikan. Berikut adalah ringkasan fitur utama yang tersedia di dalam sistem:

No Nama Fitur / Modul Deskripsi Fungsi dan Kegunaan
1 Autentikasi Keamanan Sistem login menggunakan proteksi Captcha dan password terenkripsi untuk mencegah akses tidak sah ke akun sekolah.
2 Dashboard Interaktif Halaman depan yang menyajikan ringkasan profil sekolah, serta kartu indikator yang mengkategorikan jumlah sarana dalam kondisi baik, rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat.
3 Manajemen Data Sarpras Tabel komprehensif yang mendata seluruh ruangan dan barang. Mendukung fitur pencarian instan, filter lanjutan, melihat detail riwayat pembangunan, serta mengekspor data ke dalam format Microsoft Excel.
4 Modul Pengajuan Usulan Fasilitas bagi sekolah untuk membuat pengajuan baru terkait Pembangunan (gedung/ruang baru), Rehabilitasi (perbaikan gedung lama), dan Pengadaan (pembelian meja, kursi, alat lab), dilengkapi fitur unggah foto bukti kerusakan.
5 Rekapitulasi & Analisis Visual Menampilkan agregat data dalam bentuk grafik. Pengguna dinas dapat melihat tren kerusakan sarpras per kecamatan, jenjang pendidikan, hingga status usulan.
6 Peringkat Prioritas (AI Scoring) Modul kecerdasan buatan yang secara otomatis menghitung skor prioritas (0-100) berdasarkan tingkat kerusakan bangunan dan rasio jumlah siswa terhadap ruangan yang ada. Membantu dinas untuk mengetahui siapa yang paling berhak menerima dana alokasi.
7 Deteksi Anomali Algoritma pintar yang menganalisis kewajaran usulan. Sistem akan melabeli usulan dengan status "Logis" jika memang wajar, atau "Anomali" jika usulan terlalu berlebihan.

Tabel 1. Rangkuman Modul Utama Aplikasi SHINOBU

Bab III. Panduan Penggunaan Detail

Bab ini akan menjelaskan secara terperinci setiap tahapan dalam menggunakan aplikasi SHINOBU, mulai dari mengakses sistem hingga memanfaatkan fitur-fitur lanjutan.

A. Persiapan dan Login Sistem

Untuk dapat masuk ke dalam aplikasi SHINOBU, Anda harus memiliki kredensial yang telah didaftarkan oleh Dinas Pendidikan. Berikut adalah langkah detail untuk masuk:

  1. Buka Web Browser: Sangat disarankan untuk menggunakan browser versi terbaru seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, atau Microsoft Edge untuk menjamin kompatibilitas fitur.
  2. Akses Alamat Aplikasi: Ketikkan URL / alamat aplikasi SHINOBU pada bilah alamat browser Anda dan tekan Enter.
  3. Memasukkan Identitas:
    • Pada kolom Username, masukkan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) sekolah Anda. Pastikan tidak ada spasi tambahan.
    • Pada kolom Password, masukkan kata sandi yang telah diberikan kepada Anda. Perhatikan penggunaan huruf besar dan huruf kecil (case-sensitive).
  4. Menyelesaikan Captcha: Untuk mencegah serangan bot (program otomatis), sistem akan menampilkan soal matematika sederhana (misal: Berapa hasil dari 5 + 7?). Ketikkan jawabannya pada kolom yang disediakan.
  5. Masuk: Klik tombol biru bertuliskan "Masuk Aplikasi". Jika NPSN, password, dan Captcha benar, Anda akan diarahkan ke halaman Dashboard utama.
Halaman Login SHINOBU

Gambar 2. Halaman Login Aplikasi SHINOBU

Keamanan Data: Jaga kerahasiaan kredensial login Anda. Jangan pernah membagikan kata sandi sekolah kepada pihak yang tidak berkepentingan.

B. Eksplorasi Halaman Dashboard

Setelah proses otentikasi berhasil, Anda akan disambut oleh halaman utama yang disebut Dashboard. Halaman ini bertindak sebagai pusat informasi (Command Center) yang memberikan pandangan luas tentang kondisi sekolah.

Halaman Dashboard SHINOBU

Gambar 3. Tampilan Utama Dashboard Aplikasi

1. Panel Header & Identitas Sekolah

Di bagian atas (header), Anda akan melihat nama profil yang sedang masuk beserta identitas lengkap sekolah:

2. Kartu Statistik Kondisi Sarpras

Tepat di bawah profil sekolah, terdapat 4 (empat) buah kartu informasi berukuran besar yang menampilkan ringkasan kondisi barang dan bangunan. Masing-masing kartu memiliki kode warna universal:

Warna Kartu Kategori Makna Kondisi
Hijau Kondisi Baik Bangunan atau barang dalam keadaan sempurna, dapat digunakan tanpa masalah, dan tidak memerlukan perbaikan.
Kuning Rusak Ringan Terdapat kerusakan minor seperti cat terkelupas, engsel pintu berbunyi, atau retak rambut di tembok. Tidak mengganggu fungsi utama bangunan.
Oranye Rusak Sedang Kerusakan yang cukup signifikan dan mulai mengganggu kenyamanan. Contoh: Plafon bolong sebagian, jendela pecah, atau meja goyah.
Merah Rusak Berat Kondisi kritis, struktur bangunan terancam roboh, atau barang sama sekali tidak bisa difungsikan. Sangat berbahaya jika terus digunakan.

Tabel 2. Penjelasan Indikator Warna Kerusakan

C. Mengelola Data Sarpras Secara Lengkap

Halaman Data Sarpras adalah jantung pendataan dari aplikasi SHINOBU. Di sini, operator sekolah dapat melihat, menelusuri, dan mengekstrak rincian aset sekolah yang terdaftar.

1. Antarmuka Tabel Data

Saat Anda mengklik menu "Data Sarpras", sebuah tabel besar akan dimuat. Tabel ini memiliki kolom utama seperti: Nama Ruangan/Aset, Kondisi Terkini, Luas/Kapasitas, dan Tahun Pengadaan.

2. Fungsi Pencarian dan Penyaringan (Filtering)

Untuk sekolah dengan ratusan item sarpras, mencari aset secara manual akan menyita waktu. Oleh karena itu, gunakan fitur alat bantu yang disediakan:

3. Melihat Detail Aset secara Mendalam

Setiap baris data memiliki sebuah tombol bertuliskan "Detail" (atau ikon mata). Mengklik tombol ini akan memunculkan sebuah jendela sembul (Modal Popup) yang menyajikan tabulasi informasi:

  1. Tab Profil: Menampilkan identitas dasar aset (Nama, Kode Registrasi, Tahun pembuatan).
  2. Tab Kondisi: Memperlihatkan persentase kerusakan, rincian elemen yang rusak (lantai, dinding, atap), dan foto kondisi terkini.
  3. Tab Riwayat Pembangunan & Rehabilitasi: Menelusuri kapan terakhir kali ruangan tersebut dibangun atau direnovasi menggunakan dana pemerintah.
  4. Tab Pengadaan: Mencatat histori barang (seperti meja dan kursi) yang pernah dialokasikan ke ruangan tersebut.

4. Mengekspor Data (Unduh Laporan Excel)

Untuk kebutuhan pelaporan fisik (hardcopy) atau arsip sekolah:

  1. Pastikan Anda telah menyaring tabel (jika Anda hanya ingin mendownload sebagian data).
  2. Klik tombol "Unduh Excel" atau ikon berlogo spreedshet di kanan atas tabel.
  3. Browser Anda akan memproses dan mengunduh sebuah file berformat .xlsx secara otomatis.
  4. Buka file tersebut di Microsoft Excel. Semua data yang tersaji di layar telah dirapikan ke dalam bentuk kolom-kolom standar yang siap dicetak.

D. Langkah-langkah Membuat Usulan

Tujuan utama dari pendataan yang baik adalah agar sekolah dapat mengajukan permohonan bantuan secara tepat. Fitur Manajemen Usulan memungkinkan Anda melaporkan kebutuhan sekolah.

Peringatan Penting: Usulan yang diajukan harus didasari oleh kebutuhan nyata (aktual) di lapangan. Manipulasi data untuk memperbesar bantuan akan dideteksi oleh sistem AI Anomali dan dapat mengakibatkan penolakan usulan secara otomatis.

1. Jenis-jenis Usulan

Aplikasi membagi pengajuan ke dalam 3 (tiga) rumpun besar:

2. Cara Mengisi Formulir Usulan

Ikuti langkah berikut secara teliti untuk membuat usulan baru:

  1. Masuk ke menu Data Sarpras, cari ruangan yang bermasalah.
  2. Klik tombol berwarna biru "Tambah Data" atau "Buat Usulan".
  3. Sebuah formulir panjang akan terbuka. Mulailah dari atas:
  4. Pilih Kategori Usulan: Pilih salah satu dari Pembangunan, Rehabilitasi, atau Pengadaan. Pilihan ini akan menentukan kolom isian berikutnya.
  5. Detail Kebutuhan: Masukkan nama item yang spesifik (contoh: Rehabilitasi Ruang Kelas 6A).
  6. Volume / Jumlah: Berapa banyak yang dibutuhkan. Untuk pembangunan, tuliskan jumlah unit ruangannya. Untuk pengadaan, tuliskan jumlah paket atau set mebelnya.
  7. Tingkat Kerusakan Saat Ini (Jika Rehabilitasi): Pilih persentase atau kategori kerusakan secara jujur.
  8. Estimasi Anggaran (RAB Awal): Masukkan perkiraan biaya jika diperlukan, gunakan nominal angka tanpa titik/koma jika diminta.
  9. Lampiran Foto (Data Dukung): Klik tombol Upload File/Pilih Foto. Ambil atau pilih foto dari perangkat Anda yang secara jelas memperlihatkan bagian yang rusak. Pastikan ukuran foto tidak terlalu besar (maksimal 2MB - 5MB sesuai aturan layar).
  10. Keterangan/Alasan: Tuliskan argumen mengapa bantuan ini mendesak.
  11. Periksa kembali semua isian. Jika sudah yakin, klik tombol "Simpan Usulan".

E. Memanfaatkan Rekap & Analisis Data

Fitur ini lebih banyak diakses oleh pimpinan atau administrator dinas tingkat kabupaten/kota, namun Kepala Sekolah juga dapat melihat rekapitulasi untuk jenjangnya. Fitur ini mengubah barisan data tabel menjadi informasi grafis (Chart).

1. Rekapitulasi Berbasis Wilayah (Kecamatan)

Pada menu Rekap Sarpras, Anda akan disajikan pemetaan distribusi sarana prasarana. Misalnya, dinas dapat langsung mengetahui kecamatan mana yang memiliki jumlah kelas 'Rusak Berat' terbanyak. Data disajikan dalam bentuk diagram batang (Bar Chart) dan diagram lingkaran (Pie Chart) yang interaktif (bisa diklik untuk memperbesar area tertentu).

2. Menerapkan Filter Analisis

Di bagian atas halaman Rekap, terdapat panel filter canggih. Anda bisa menggabungkan beberapa filter sekaligus:

3. Pembuatan Laporan Siap Cetak

Grafik yang tampil di layar sangat berguna untuk bahan presentasi rapat koordinasi (Rakor). Selain grafik, halaman ini juga menyediakan ringkasan numerik. Sama seperti tabel data, seluruh hasil analisis ini dapat diunduh (Export) ke format Excel untuk diolah lebih lanjut menjadi laporan berformat dokumen atau presentasi.

F. Memahami Peringkat Prioritas dan Deteksi Anomali

Fitur unggulan dan paling mutakhir dari aplikasi SHINOBU adalah hadirnya algoritma Kecerdasan Buatan (AI) yang berfungsi memproses puluhan ribu usulan dari berbagai sekolah secara otomatis dan objektif.

1. Konsep Peringkat Prioritas

Setiap tahun, Dinas Pendidikan menerima ribuan usulan, namun anggaran yang tersedia sangat terbatas. Bagaimana menentukan sekolah mana yang paling berhak? SHINOBU menjawabnya dengan menghitung Skor Prioritas berskala 0 hingga 100.

Algoritma menghitung skor berdasarkan variabel yang kompleks, antara lain:

Menu Peringkat Prioritas (berikon piala) akan langsung menyajikan daftar sekolah, diurutkan dari skor 100 (peringkat 1, paling mendesak) menurun ke bawah. Pengguna dapat memfilter berdasarkan kategori "Penambahan Ruang Kelas", "Rehabilitasi Toilet", "Pengadaan Meja", dll.

Rentang Skor Kode Warna Status Prioritas Implikasi dan Tindakan
80 - 100 MERAH Sangat Tinggi (Kritis) Sekolah dalam keadaan darurat (misal: ruang roboh atau kekurangan rasio parah). Harus disetujui untuk realisasi bantuan tahun anggaran ini (Top Priority).
60 - 79 ORANYE Tinggi Kebutuhan mendesak. Menjadi prioritas kedua jika anggaran untuk prioritas pertama masih bersisa, atau diplot untuk tahun berikutnya.
40 - 59 KUNING Sedang Kerusakan ada namun belum mengganggu proses KBM secara vital. Masuk dalam daftar tunggu reguler dinas.
0 - 39 HIJAU Rendah (Aman) Kondisi sarpras di sekolah ini relatif memadai dibandingkan standar pelayanan minimal. Usulan kemungkinan ditangguhkan.

Tabel 3. Skema Klasifikasi Peringkat Prioritas Berdasarkan Skor

2. Analisis Logika: Logis vs Anomali

Di samping kolom skor prioritas, sistem SHINOBU memberikan cap kewajaran usulan berupa label LOGIS atau ANOMALI.

Bagaimana Sistem Mendeteksi Anomali?

Sistem membandingkan data usulan sekolah dengan data Dapodik (Data Pokok Pendidikan) terkait kondisi nyata di lapangan. Jika rasio tidak masuk akal, AI menandai baris tersebut merah muda dan memberi label Anomali.

Studi Kasus 1 (Usulan Logis):

Studi Kasus 2 (Usulan Anomali - Pemborosan):

Bila sekolah Anda dilabeli Anomali, besar kemungkinan usulan Anda akan disorot oleh inspektorat dan otomatis ditolak oleh sistem verifikasi Dinas Pendidikan, kecuali sekolah dapat menyertakan surat klarifikasi khusus mengenai kondisi anomali tersebut (misalnya, toilet lama benar-benar rata dengan tanah karena bencana alam sehingga tidak bisa dihitung lagi).

Bab IV. Troubleshooting & FAQ

Bahkan dalam sistem yang andal, kendala teknis atau kebingungan pengguna seringkali terjadi. Berikut adalah daftar pertanyaan yang paling sering diajukan (Frequently Asked Questions) dan solusi perbaikan mandiri (Troubleshooting) sebelum Anda menghubungi pusat bantuan (Helpdesk) Dinas Pendidikan.

No Masalah yang Muncul di Layar Solusi dan Pemecahan Masalah Mandiri
1 "Username atau Password salah." (Gagal Login berulang kali)
  • Pastikan tombol Caps Lock di keyboard Anda mati. Password peka terhadap huruf besar/kecil.
  • Pastikan Anda memasukkan 8 digit NPSN tanpa spasi di awal atau akhir.
  • Jika lupa password, Anda tidak dapat meresetnya sendiri. Silakan hubungi nomor WhatsApp Helpdesk Operator Dinas tingkat Kabupaten/Kota untuk permintaan reset password.
2 "Kode Verifikasi Captcha tidak valid."
  • Masa berlaku captcha sudah kedaluwarsa. Tekan tombol F5 di keyboard (atau tombol Refresh browser) untuk memuat ulang angka captcha.
  • Hitung kembali penjumlahannya. Pastikan Anda tidak salah ketik (typo).
3 Gambar / Foto Bukti tidak bisa di-upload saat membuat usulan.
  • Sistem membatasi ukuran maksimal foto. Pastikan ukuran file gambar (JPG/PNG) Anda tidak lebih dari 5 Megabytes (MB).
  • Jika foto terlalu besar, perkecil resolusi foto (resize/compress) melalui HP Anda sebelum mengunggahnya.
  • Pastikan format file benar-benar gambar, bukan PDF atau dokumen Word.
4 Data Usulan atau Grafik tidak muncul di layar (Layar kosong).
  • Pada halaman Rekap dan Peringkat, sistem menunggu perintah Anda. Pastikan Anda telah menekan tombol "Terapkan Filter" setelah memilih dropdown jenjang atau kecamatan.
  • Periksa koneksi internet Anda. Grafik membutuhkan koneksi internet stabil untuk dirender dari server.
5 Tombol "Unduh Excel" tidak berfungsi ketika diklik.
  • Kemungkinan besar fitur pencegah popup (Pop-up Blocker) pada browser Chrome/Edge Anda menyala.
  • Perhatikan ikon di sebelah kanan bilah alamat (address bar) browser. Jika ada tanda silang merah, klik dan pilih "Always allow pop-ups and redirects from this site". Ulangi menekan tombol unduh.
6 Kenapa usulan saya dilabeli warna MERAH (ANOMALI)?
  • Periksa kembali angka usulan Anda. Sistem mendeteksi bahwa jumlah barang atau ruangan yang Anda minta melebihi standar rasio normal (jumlah siswa dibagi kapasitas standar).
  • Hapus usulan tersebut, dan buat usulan baru dengan kuantitas yang lebih masuk akal dan benar-benar mencerminkan kondisi lapangan yang krusial.

Tabel 4. Solusi Kendala Penggunaan Aplikasi (FAQ)

Bab V. Pusat Komando Metro & Keamanan Siber

Aplikasi SHINOBU rilis terbaru memperkenalkan antarmuka premium Windows 8.1 Metro UI Command Center serta sistem pengamanan aktif untuk melindungi data pendidikan dari ancaman siber secara nyata.

1. Mode Command Center Metro UI

Pusat Komando Metro menyajikan dasbor visual dengan ubin dinamis (tiles) yang merepresentasikan pintasan menu utama aplikasi. Fitur ini dirancang untuk layar besar dan mendukung:

2. Sistem Keamanan Intrusion Prevention System (IPS) Nyata

Untuk menepis serangan siber berbahaya, SHINOBU mengintegrasikan filter keamanan client-side yang memeriksa parameter request data:

3. Proteksi Brute-Force Login

Jika pengguna atau bot melakukan kesalahan login (salah password) sebanyak 5 kali berturut-turut, sistem keamanan akan mengaktifkan masa ban (lockout) selama 5 menit untuk browser tersebut. Halaman login akan dikunci dan dialihkan ke Cyber Defense Center.

Cara Reset Proteksi: Administrator dapat menekan tombol "Reset Proteksi & Deban Akses" pada layar Cyber Defense Center untuk membuka kembali blokir siber setelah verifikasi identitas aman.

Penutup

Buku Panduan Penggunaan Aplikasi SHINOBU ini disusun secara komprehensif untuk menjadi pedoman praktis bagi seluruh stakeholder pendidikan. Dengan pemahaman mendalam terhadap langkah-langkah penggunaan serta logika fitur-fitur pintar aplikasi ini—mulai dari manajemen data, pengajuan usulan yang jujur, hingga pengenalan analitik peringkat prioritas—diharapkan tata kelola sarana dan prasarana pendidikan dapat berjalan lebih tertib, transparan, terukur, dan akuntabel.

Aplikasi SHINOBU dirancang bukan semata-mata untuk mempersulit administrasi, melainkan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendistribusikan dana pembangunan secara adil, tepat sasaran, dan memprioritaskan sekolah yang berada dalam kondisi kritis yang sebenar-benarnya.

Sistem ini akan terus dievaluasi dan mengalami pemutakhiran (update) secara berkala agar senantiasa relevan dengan kebutuhan pengguna dan perkembangan regulasi pendidikan di tingkat pusat dan daerah. Oleh karena itu, seluruh pengguna diharapkan proaktif membaca panduan ini serta mengikuti setiap informasi, pelatihan, atau edaran terbaru yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan.

Terima kasih atas kerja keras, dedikasi, dan kejujuran Bapak/Ibu dalam memberikan laporan kondisi riil sekolah melalui aplikasi ini. Mari kita bersama-sama bersinergi dan memanfaatkan teknologi untuk mewujudkan sarana prasarana sekolah yang aman, nyaman, berkualitas, dan merata untuk seluruh anak bangsa!